KNPS Indonesia Resmikan Taman Belajar Garuda Huntara, Dorong Pendidikan Anak di Senen Jakarta

Terkini 09 Aug 2026 17:22 3 min read 19 views By Saadi
KNPS Indonesia Resmikan Taman Belajar Garuda Huntara, Dorong Pendidikan Anak di Senen Jakarta
JAKARTA — Keterbatasan fasilitas tidak seharusnya membatasi kesempatan anak untuk belajar dan berkembang. Bagi anak-anak yang tinggal di hunian...

JAKARTA — Keterbatasan fasilitas tidak seharusnya membatasi kesempatan anak untuk belajar dan berkembang. Bagi anak-anak yang tinggal di hunian sementara (Huntara), kehadiran ruang belajar dan bermain dapat menjadi salah satu sarana untuk mengeksplorasi potensi sekaligus membangun kebiasaan belajar sejak dini. Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) Indonesia meresmikan Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Fasilitas ini dihadirkan sebagai ruang belajar dan bermain bagi anak-anak yang tinggal di Huntara. Peresmian dilakukan oleh Hj. Rany Mauliani selaku Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Dewan Pembina KNPS Indonesia. Dalam peresmian tersebut, Rany membuka Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara dengan harapan fasilitas itu dapat terus dikembangkan.

Ketua Umum KNPS Indonesia David Hamka mengatakan, penyediaan ruang belajar tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di Huntara.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu hal penting yang perlu mendapat perhatian sejak usia dini. Pada tahap awal, KNPS memfasilitasi sekitar 18 anak yang mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD).

Fasilitas yang diberikan antara lain meja belajar, tas, buku, serta perlengkapan alat tulis untuk menunjang kegiatan belajar. Kegiatan pembelajaran di Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara pada tahap awal direncanakan berlangsung dua kali dalam sepekan.

 Frekuensi tersebut dapat disesuaikan dan dikembangkan berdasarkan kebutuhan serta kondisi anak-anak yang mengikuti kegiatan. David mengatakan, anak-anak membutuhkan ruang yang memungkinkan mereka untuk tidak hanya menerima pembelajaran, tetapi juga mengeksplorasi lingkungan dan mengekspresikan apa yang mereka lihat serta ketahui. "Anak-anak pasti butuh wadah untuk eksplor, untuk mengekspresikan apa yang mereka lihat, untuk mengekspresikan apa yang mereka tahu," ujar David.

Menurut David, Taman Belajar dan Bermain Garuda Huntara tidak berhenti pada kondisi fasilitas yang ada saat ini. KNPS akan berupaya melakukan pengembangan secara bertahap sehingga sarana tersebut dapat semakin menunjang kebutuhan anak-anak. Ia juga optimistis anak-anak yang tinggal di Huntara memiliki peluang untuk meraih prestasi.

Dukungan terhadap proses pendidikan, kata David, diharapkan dapat membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan perubahan positif bagi keluarga di masa depan.

 "Kami percaya di tempat Huntara ini akan lahir orang-orang yang berprestasi," kata David. David mengakui fasilitas yang tersedia saat ini masih sederhana. Namun, ia menilai keterbatasan tersebut tidak mengurangi tujuan utama dari kehadiran taman belajar dan bermain bagi anak-anak Huntara.

"Kalaupun sederhana saya yakin, tapi niat kita tidak sederhana," tutur David. Melalui fasilitas tersebut, KNPS Indonesia berusaha menyediakan ruang bagi anak-anak di Huntara untuk belajar dan bermain. Pengembangan taman belajar akan dilakukan secara bertahap, termasuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kebutuhan anak-anak yang menggunakannya.