Peringati World Cleanup Day, Relawan Rumah Zakat Medan Gelar VOGREEN di Bantaran Sungai Berdera

Terkini 21 Sep 2026 18:12 • 3 min read • 28 views • By Rz
Peringati World Cleanup Day, Relawan Rumah Zakat Medan Gelar VOGREEN di Bantaran Sungai Berdera
KORAN INDEPENDEN || Medan — Dalam momentum World Cleanup Day, Relawan Rumah Zakat Medan melalui kegiatan Volunteer Go Green (VOGREEN) menggelar...

KORAN INDEPENDEN || Medan — Dalam momentum World Cleanup Day, Relawan Rumah Zakat Medan melalui kegiatan Volunteer Go Green (VOGREEN) menggelar aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di Bantaran Sungai Bedera, Jl. Baru/Andansari, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Minggu (20/9/2026) Mengusung tema “Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara Relawan Rumah Zakat Medan, Relawan umum, Yayasan Anugerah Hijau Indonesia (YAHI), Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), Sembilan Bintang, Indonesia Membaca, serta Masyarakat sekitar. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 peserta, yang terdiri dari 9 Relawan Rumah Zakat Medan dan 16 Relawan Kolaborasi. Kegiatan ini turut melibatkan unsur Masyarakat setempat, yakni Camat Medan Marelan Bpk. Zulkifli S. Pulungan, S.STP., M.AP., Lurah Terjun A. Zukri Al Rasyid, S.Sos., M.I.P., serta Kepala Lingkungan, Bambang Santoso. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Dini Fakhira Bahari selaku Koordinator Relawan Rumah Zakat Medan dan Bapak Bambang Santoso yang mewakili Kelurahan Terjun, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.

Peserta selanjutnya bergerak melakukan aksi bersih-bersih di sekitar bantaran sungai sekaligus menanam pohon. Penanaman secara simbolis dilakukan oleh Bapak Bambang Santoso sebagai perwakilan Kelurahan Terjun. Dalam sambutannya, Bapak Bambang menyampaikan Apresiasi terhadap kegiatan VOGREEN dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Ini merupakan aktivitas yang bagus. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat dibutuhkan untuk lingkungan sekitar, bukan hanya hari ini tetapi juga untuk ke depannya,” ungkapnya. Aksi berlangsung dalam suasana yang cukup nyaman dengan cuaca mendung dan sempat diguyur gerimis ringan.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat peserta untuk menyelesaikan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon. Bagi para peserta, kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dan membangun kesadaran dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Nazwa, salah satu peserta dari daerah Jalan William Iskandar (Pancing), mengaku kegiatan tersebut menggugah hatinya.

selain mengisi waktu luang, ia mendapatkan kesempatan bertemu orang baru dan memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya mengambil tanggung jawab terhadap lingkungan. “Setidaknya selama hidup kita punya satu pohon yang kita tanam, dari situ kita belajar untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya. Sementara itu, Putri yang baru pertama kali mengikuti kegiatan kerelawanan mengaku senang mendapatkan pengalaman dan insight baru.

Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kesadaran terhadap sampah yang dihasilkan sendiri. “Peduli lingkungan itu diawali dari peduli terhadap sampah kita sendiri. Sampah yang kita hasilkan adalah tanggung jawab kita,” tuturnya.

Suci, peserta dari Indonesia Membaca, juga mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. Ia senang dapat terlibat langsung dalam penanaman pohon dan berharap dapat menerapkan kebiasaan serupa ke depannya.

Setelah aksi bersih-bersih dan penanaman pohon, peserta melanjutkan kegiatan dengan perkenalan dan Ice breaking untuk membangun keakraban antarpeserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Edukasi dan tanya jawab bersama Muhammad Hujairi Khoir, selaku Ketua Divisi Sosial Kemanusiaan Relawan Rumah Zakat Medan. Dengan latar belakang di bidang pertanian, Hujairi membagikan pengetahuan mengenai cara menanam yang baik, pemilihan jenis pohon yang sesuai, serta penggunaan pupuk. Sesi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk tidak hanya melakukan aksi lingkungan, tetapi juga memahami bagaimana merawat dan melanjutkan apa yang telah dimulai. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan games dan makan bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Muhammad Darish selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan harapannya agar aksi-aksi lingkungan seperti VOGREEN dapat terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan serupa. Melalui VOGREEN, Relawan Rumah Zakat Medan mengajak masyarakat untuk melihat kepedulian lingkungan bukan hanya sebagai kegiatan sesaat. Membersihkan sampah dan menanam pohon menjadi langkah sederhana yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan, dimulai dari tanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan sehari-hari.